Ternak Burung Anis Kembang

Burunganis kembang merupakan jenis paling kecil dari burung anis, ukuran tubuhnya hanya sekitar 16 cm. Burung ini didominasi dengan warna hitam, putih, coklat berangan. Mahkota dan tenguk berwarna coklat kemerahan, sayap dan ekor kehitaman dengan dua garis mencolok disayap, pipi abu dengan tanda putih, sedangkan bagian perut berwarna putih dengan bintik hitam.

Burung Anis Kembang

Anis kembang merupakan jenis burung monomorfik, burung jantan dan betina terlihat sama. Namun masih bisa dibedakan dari mata, kelopak, bulu dan cara berdiri. Burunganis kembang Jantan memiliki mata melotot dan menonjol, kaki lebih rapat dengan warna lebih mengkilat dan lebih bersih. Sedangkan burung betina memiliki mata datar dan kaki yang lebih renggang daripada jantan.
Anis kembang dikenal juga dengan punglor kembang atau anis cacing ini memiliki nama latin zoothera interpres. Burung penyanyi ini termasuk dalam spesies turdidae dan tersebar di wilayah Sumatra, Kalimantan, Jawa, Bali, Flores dan Lombok di ketinggian 200-1300 mdpl. Habitat burung anis kembang berada dihutan primer, hutan skunder dataran tinggi, petak hutan terisolasi, lahan budidaya dengan banyak pohon.
Harga burung anis kembang dipasaran sekitar 650 ribu- 2,5 juta. Harga yang cukup lumayan ini tentunya membuat banyak peternak burung tertarik untuk ternak burung anis kembang ini. Nha, untuk anda yang ingin mulai ternak burung anis kembang ini dia tipsnya.

  •   Persiapan Sangkar

Tak perlu menggunakan sangkar khusus dalam ternak burung anis kembang ini, kita bisa menggunakan sangkar gantung yang terbuat dari kayu atau bambu untuk tempat penangkaran dengan ukuran sekitar 50x50x50 atau bisa lebih luas, sangkar bisa ditempakan dimana saja asal bebas dari predator dan juga memiliki suasana yang tenang, minim gangguan. Sediakan bak untuk mandi serta cepuk untuk wadah pakan serta sangkar untuk bertelur. Jaga kebersihan kandang dengan sering membersihkannya.

  •  Memilih indukan

Untuk memilih indukan burung anis kembang, sebaiknya pilih pejantan yang sudah gacor dengan umur diatas 1 tahun sedangkan untuk betina pilihlah yang jinak, yang sering mengepakan sayapnya ketika didekatkan dengan burung jantan dan berumur sekitar 8 bulan. Dalam ternak burung anis kembang pastikan juga burung dalam keadaan sehat dan bebas cacat fisik.


  • Proses perjodohan

Ternak Anis Kembang

Cara menjodohkan burung anis kembang tak berbeda dengan burung anis merah. Cukup mendekatkan kedua burung dengan dua sangkar yang berbeda, berikan pula suplemen berupa testobird untuk burung jantan dan estobird untuk burung betina selama masa pengenalan. Proses ini biasanya berlangsung hingga 7 hari. Tanda keduanya berjodoh yaitu apabila burung jantan  berusaah untuk memberikan pakan burung betina dengan paruhnya dan kedua burung saling berdekatan. Jika sudah menunjukan tanda-tanda tersebut burung bisa dipindahkan ke dalam sangkar penangkaran.

  •  Merawat dan memberi pakan
Perhatiakan pemberian pakan pada ternak burung anis kembang selama masa penangkaran. Sebaiknya untuk menyediakan cacing dan jangkrik setiap hari. Sediakan juga kroto dan voer. Tambahkan buah-buahan seperti apel,  pepaya, pisang.

  •  Merawat anak

 Ternak Anis Kembang

Burung anis kembang bertelur antara 2-4 butir dan biasanya menetas pada hari ke 14.
Setelah telur burung anis kembang menetas, anakan bisa disapih pada umur 5 hari dan dimasukan inkubator. Pakan yang bisa diberikan pada anakan yaitu berupa voer dan kroto yang sudah dicampur dengan air. Namun bisa juga dibiarkan untuk diasuh induknya. Anakan akan belajar terbang pada umur 14 hari
Ternakburung anis kembang memang cukup mudah dilakukan, namun kita juga perlu ketlatenan dalam merawatnya agar burung tetap produktif dan menghasilkan anakan yang berkualitas. Semoga bermanfaat.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ternak Burung Anis Kembang"

Post a Comment